Kalkulator Stoikiometri - Perbandingan Mol Reaksi
Hitung jumlah mol zat yang bereaksi atau dihasilkan berdasarkan koefisien reaksi kimia yang setara. Alat bantu penting untuk menyelesaikan soal-soal stoikiometri dan kimia dasar.
Konsep Stoikiometri
Mol A / Koef A = Mol B / Koef BKeterangan:
- Mol A= Jumlah mol zat A (Diketahui)
- Koef A= Koefisien reaksi zat A
- Mol B= Jumlah mol zat B (Dicari)
- Koef B= Koefisien reaksi zat B
Cara Menggunakan Kalkulator Stoikiometri
- 1
Setarakan Reaksi
Pastikan Anda memiliki persamaan reaksi yang sudah setara (koefisiennya benar).
- 2
Masukkan Data Zat A
Masukkan jumlah mol zat yang diketahui dan koefisiennya.
- 3
Masukkan Koefisien Zat B
Masukkan koefisien zat yang ingin dicari jumlah molnya.
- 4
Hitung
Hasil perhitungan mol zat B akan muncul.
Contoh Perhitungan
Reaksi Pembakaran
Reaksi: 2H₂ + O₂ → 2H₂O. Jika tersedia 4 mol H₂, berapa mol O₂ yang dibutuhkan?
- 1.Zat Diketahui (H₂): Mol = 4, Koefisien = 2
- 2.Zat Dicari (O₂): Koefisien = 1
- 3.Rumus: Mol O₂ = (Koef O₂ / Koef H₂) × Mol H₂
- 4.Hitung: Mol O₂ = (1 / 2) × 4 = 2 mol
Dibutuhkan 2 mol Oksigen untuk bereaksi habis dengan 4 mol Hidrogen.