Kalkulator Selisih Tanggal - Hitung Durasi Antar Dua Tanggal
Hitung selisih waktu antara dua tanggal dalam hari, minggu, bulan, atau tahun. Cocok untuk menghitung deadline, lama project, atau durasi event.
Perhitungan Selisih
Selisih = Tanggal Akhir - Tanggal AwalKeterangan:
- Hari= Jumlah hari penuh(contoh: 365 hari)
- Minggu= Hari ÷ 7(contoh: 52 minggu)
- Bulan= Perhitungan kalender(contoh: 12 bulan)
- Tahun= Tahun penuh(contoh: 1 tahun)
Cara Menggunakan
- 1
Masukkan Tanggal Awal
Input tanggal pertama (bisa masa lalu atau depan).
- 2
Masukkan Tanggal Akhir
Input tanggal kedua.
- 3
Lihat Hasil
Selisih ditampilkan dalam berbagai unit waktu.
Contoh Perhitungan
Selisih dalam Hari
Soal:
Berapa hari dari 1 Januari 2024 ke 31 Desember 2024?
Penyelesaian:
- 1.2024 adalah tahun kabisat (366 hari)
- 2.Dari 1 Jan ke 31 Des = 365 hari (tidak termasuk 1 Jan atau inklusif 31 Des)
Hasil:365 hari
Atau 52 minggu 1 hari.
Menghitung Deadline
Soal:
Project dimulai 15 Maret 2024, deadline 60 hari. Tanggal berapa?
Penyelesaian:
- 1.Maret: 31 - 15 = 16 hari tersisa
- 2.April: 30 hari → total 46
- 3.Mei: 60 - 46 = 14 hari
Hasil:14 Mei 2024
60 hari dari 15 Maret adalah 14 Mei 2024.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah perhitungan inklusif atau eksklusif?
Biasanya eksklusif (tidak menghitung hari awal). Contoh: 1 Jan ke 2 Jan = 1 hari. Beberapa konteks (seperti rental) inklusif, jadi pastikan sesuai kebutuhan.
Bagaimana menghitung hari kerja saja?
Untuk menghitung hari kerja (weekdays), gunakan kalkulator hari kerja yang mengecualikan Sabtu-Minggu dan libur nasional.
Apakah memperhitungkan tahun kabisat?
Ya, kalkulator otomatis memperhitungkan tahun kabisat (Februari 29 hari pada tahun habis dibagi 4, kecuali kelipatan 100 tapi bukan 400).
Bisa dibalik (tanggal akhir sebelum tanggal awal)?
Ya, hasilnya tetap tampil sebagai nilai positif, menunjukkan durasi absolut antar kedua tanggal.