Kalkulator Probabilitas - Peluang Kejadian & Aturan Probabilitas
Hitung probabilitas kejadian tunggal, gabungan (OR/AND), bersyarat, dan komplementer. Termasuk distribusi binomial dan normal.
Rumus Probabilitas Dasar
P(A) = jumlah kejadian A / total kemungkinanKeterangan:
- P(A)= Probabilitas kejadian A(contoh: 0.5 atau 50%)
- P(A∪B)= A atau B (union)(contoh: P(A) + P(B) - P(A∩B))
- P(A∩B)= A dan B (intersection)(contoh: P(A) × P(B) jika independen)
- P(A|B)= A given B (bersyarat)(contoh: P(A∩B) / P(B))
- P(A')= Bukan A (komplemen)(contoh: 1 - P(A))
Cara Menggunakan
- 1
Pilih Jenis Perhitungan
Probabilitas tunggal, gabungan, bersyarat, atau distribusi.
- 2
Masukkan Data
Input probabilitas atau frekuensi yang diketahui.
- 3
Lihat Hasil
Probabilitas dihitung dengan penjelasan langkah.
Contoh Perhitungan
Lempar Dadu
Soal:
Peluang mendapat angka < 5 pada dadu 6 sisi?
Penyelesaian:
- 1.Angka < 5 = {1, 2, 3, 4} = 4 kejadian
- 2.Total kemungkinan = 6
- 3.P = 4/6 = 2/3
Hasil:2/3 ≈ 66.7%
Ada 4 dari 6 sisi yang menguntungkan.
Probabilitas OR
Soal:
Tarik 1 kartu. Peluang dapat merah ATAU As?
Penyelesaian:
- 1.P(merah) = 26/52 = 1/2
- 2.P(As) = 4/52 = 1/13
- 3.P(As merah) = 2/52 (double counting)
- 4.P(merah OR As) = 1/2 + 1/13 - 2/52
Hasil:28/52 ≈ 53.8%
Gunakan aturan inklusi-eksklusi untuk menghindari double counting.
Probabilitas AND (Independen)
Soal:
Lempar koin 3 kali. Peluang dapat 3 kepala berturut-turut?
Penyelesaian:
- 1.Setiap lemparan independen
- 2.P(kepala) = 1/2
- 3.P(KKK) = 1/2 × 1/2 × 1/2
Hasil:1/8 = 12.5%
Untuk kejadian independen, kalikan probabilitas.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa bedanya probabilitas dan statistik?
Probabilitas memprediksi hasil dari parameter yang diketahui (deduktif). Statistik mengestimasi parameter dari data yang diamati (induktif). Keduanya saling melengkapi.
Kapan menggunakan aturan AND vs OR?
AND (∩) untuk "kedua terjadi bersamaan", hasilnya lebih kecil. OR (∪) untuk "salah satu atau keduanya", hasilnya lebih besar. Kata kunci: dan = ×, atau = +.
Apa itu probabilitas bersyarat?
P(A|B) = probabilitas A terjadi JIKA B sudah terjadi. Contoh: P(hujan|mendung) lebih besar dari P(hujan). Digunakan dalam Teorema Bayes.
Bisa probabilitas > 100%?
Tidak. Probabilitas selalu 0 ≤ P ≤ 1 (atau 0%-100%). Jika hitungan Kamu >1, ada kesalahan (mungkin double counting).