Kalkulator Masa Subur - Prediksi Ovulasi & Kesuburan
Hitung perkiraan masa subur (fertile window) berdasarkan siklus menstruasi. Prediksi hari ovulasi, masa subur, dan periode aman untuk program kehamilan.
Perhitungan Masa Subur
Ovulasi ≈ Hari pertama haid berikutnya - 14 hariKeterangan:
- Siklus= Panjang siklus menstruasi (21-35 hari)(contoh: 28 hari)
- HPHT= Hari pertama haid terakhir(contoh: 1 Januari 2024)
- Ovulasi= Pelepasan sel telur(contoh: 14-15 Januari 2024)
- Masa Subur= 5 hari sebelum + hari ovulasi(contoh: 10-15 Januari)
Cara Menggunakan
- 1
Masukkan HPHT
Input tanggal hari pertama haid terakhir.
- 2
Masukkan Panjang Siklus
Masukkan rata-rata panjang siklus menstruasi Kamu (default 28 hari).
- 3
Lihat Prediksi
Sistem menampilkan perkiraan ovulasi dan rentang masa subur.
Contoh Perhitungan
Siklus 28 Hari
Soal:
HPHT: 1 Januari 2024, siklus 28 hari. Kapan masa subur?
Penyelesaian:
- 1.Haid berikutnya: 29 Januari 2024
- 2.Ovulasi: 29 Jan - 14 = 15 Januari 2024
- 3.Masa subur: 10-15 Januari 2024 (5 hari sebelum + hari ovulasi)
Hasil:Masa subur: 10-15 Januari 2024
Untuk program hamil, waktu terbaik adalah 2-3 hari sebelum ovulasi.
Siklus Tidak Teratur
Soal:
Siklus bervariasi 26-32 hari. Bagaimana menghitung?
Penyelesaian:
- 1.Ovulasi terpendek: (1 Jan + 26) - 14 = 13 Jan
- 2.Ovulasi terpanjang: (1 Jan + 32) - 14 = 19 Jan
- 3.Masa subur melebar: 8-19 Januari
Hasil:Masa subur diperluas: 8-19 Januari
Siklus tidak teratur memerlukan tracking tambahan (suhu basal, tes ovulasi).
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Seberapa akurat prediksi masa subur?
Akurasi tergantung keteraturan siklus. Untuk siklus teratur, akurasi sekitar 80%. Untuk lebih akurat, kombinasikan dengan tes ovulasi, suhu basal, dan lendir serviks.
Berapa lama sperma dan sel telur bertahan?
Sperma dapat bertahan 3-5 hari di tuba falopi. Sel telur bertahan 12-24 jam setelah ovulasi. Oleh karena itu, masa subur mencakup beberapa hari sebelum ovulasi.
Apakah bisa hamil di luar masa subur?
Kemungkinan kehamilan di luar masa subur sangat rendah tapi tidak 0%, terutama jika siklus tidak teratur. Metode kalender tidak boleh menjadi satu-satunya kontrasepsi.
Apa tanda-tanda ovulasi?
Tanda ovulasi: (1) Lendir serviks jernih seperti putih telur, (2) Sedikit nyeri di perut bawah (mittelschmerz), (3) Kenaikan suhu basal 0.2-0.5°C setelah ovulasi, (4) Tes ovulasi positif.
Bagaimana jika siklus sangat tidak teratur?
Siklus yang sangat tidak teratur (varisi >7 hari) sebaiknya dikonsultasikan ke dokter. Mungkin ada kondisi seperti PCOS yang perlu ditangani.