Memuat kalkulator...

Kalkulator Angka Penting - Significant Figures

Hitung jumlah angka penting (significant figures) dalam suatu bilangan dan lakukan operasi matematika dengan aturan angka penting yang benar.

Aturan Angka Penting

Hasil = sama dengan angka penting terkecil dari operan

Keterangan:

  • Non-zero= Semua angka bukan nol adalah signifikan(contoh: 123 = 3 AP)
  • Nol ditengah= Nol di antara angka signifikan = signifikan(contoh: 101 = 3 AP)
  • Nol di depan= Nol di depan bukan signifikan(contoh: 0.05 = 1 AP)
  • Nol di belakang= Signifikan jika ada desimal(contoh: 50.0 = 3 AP)

Cara Menentukan Angka Penting

  1. 1

    Identifikasi Non-Zero

    Semua angka 1-9 selalu signifikan.

  2. 2

    Cek Nol di Tengah

    Nol yang "terjepit" antara angka signifikan adalah signifikan.

  3. 3

    Abaikan Nol di Depan

    Nol sebelum angka pertama bukan signifikan (0.005 = 1 AP).

  4. 4

    Nol di Belakang Tergantung

    Signifikan jika ada titik desimal (50.0 = 3 AP, 50 = ambiguous).

Contoh Perhitungan

Menghitung Angka Penting

Soal:

Berapa angka penting dalam 0.00340?

Penyelesaian:
  1. 1.0.00 di depan = tidak signifikan
  2. 2.3 = signifikan (1)
  3. 3.4 = signifikan (2)
  4. 4.0 di belakang dengan desimal = signifikan (3)
Hasil:3 angka penting

Angka 0.00340 memiliki 3 angka penting: 3, 4, dan 0 terakhir.

Perkalian dengan Angka Penting

Soal:

Hitung 2.5 × 3.42 dengan aturan angka penting

Penyelesaian:
  1. 1.2.5 memiliki 2 AP
  2. 2.3.42 memiliki 3 AP
  3. 3.Hasil = 2.5 × 3.42 = 8.55
  4. 4.Bulatkan ke 2 AP (terkecil)
Hasil:8.6

Hasil dibulatkan menjadi 2 angka penting karena 2.5 hanya punya 2 AP.

Penjumlahan dengan Angka Penting

Soal:

Hitung 12.11 + 0.3 dengan aturan angka penting

Penyelesaian:
  1. 1.12.11 = 2 desimal
  2. 2.0.3 = 1 desimal
  3. 3.Hasil = 12.41
  4. 4.Bulatkan ke 1 desimal
Hasil:12.4

Untuk penjumlahan/pengurangan, hasil mengikuti jumlah desimal terkecil.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Mengapa angka penting penting dalam sains?
Angka penting menunjukkan presisi pengukuran. Jika termometer hanya akurat ke 0.1°C, melaporkan 25.672°C adalah menyesatkan. Hasil hanya seakurat alat ukur terlemah.
Bagaimana dengan bilangan bulat genap seperti 100?
Bilangan seperti 100 ambigu: bisa 1, 2, atau 3 AP. Untuk memperjelas, gunakan notasi ilmiah: 1×10² (1 AP), 1.0×10² (2 AP), 1.00×10² (3 AP).
Apa bedanya aturan × / ÷ dan + / −?
Perkalian/pembagian: hasil punya AP sama dengan operan dengan AP terkecil. Penjumlahan/pengurangan: hasil punya desimal sama dengan operan dengan desimal terpendek.
Apakah konstanta (seperti π) punya AP tak terbatas?
Konstanta eksak seperti π atau angka hasil hitungan (bukan pengukuran) dianggap memiliki AP tak terbatas dan tidak membatasi hasil.

Kalkulator Terkait

Referensi